ONIC SANZ dan AE Nino Ungkap Motivasi Besar Menuju Juara M7
ONIC Esports dan Alter Ego (AE) adalah dua tim perwakilan Indonesia pada M7 World Championship. Adapun masing-masing player dari kedua tim tersebut yang mencuri perhatian, seperti ONIC SANZ dan AE Nino. Pada ajang ini, mereka memiliki sumber motivasi yang berbeda sebagai bahan bakar penting untuk menjadi juara M7.
SANZ, adalah salah satu player yang bernaung di ONIC sejak M3. Dia sudah memiliki banyak gelar, termasuk tujuh gelar MPL ID, dan satu MSC. Tentu saja, ini adalah pencapaian yang memuaskan. Bagi SANZ, motivasi untuk mengukir prestasi ini ternyata datang dari keluarga, apalagi dirinya merupakan tulang punggung keluarga.
“Saya selalu teringat orang tua, bahwa saya ke Jakarta ini harus bawa hasil yang mewah, lah, buat keluarga. Ketika ingat keluarga, membuat saya ingin buktikan ke semua orang bahwa saya lebih baik dari siapa pun, bisa improve setiap hari dan setiap turnamen, dan tidak cepat puas,” ujar SANZ.
Untuk terjun ke dunia esports, SANZ merantau dari kampung halamannya Makassar ke Jakarta pada usia 16 tahun. Player bernama asli Gilang itu kemudian bergabung dengan Victim Esports dan menjuarai MDL ID S1. Setelah itu, dirinya direkrut ONIC dengan nilai transfer yang besar.
Perjalanannya di ONIC tentu tak mudah, namun SANZ bisa bertransformasi, menguasai MPL ID hingga menjadi player andalan. Setelah sebelumnya hampir menjadi juara di M5, kini sang midlaner bersama timnya yakin akan menuntaskan ambisi tersebut di M7.
Selain SANZ, Nino dari Alter Ego juga tak kalah mencuri perhatian. Ajang M7 adalah panggung kejuaraan dunia pertama baginya di sepanjang karier, terutama sejak bergabung dengan AE di tahun 2021.
Dari musim ke musim, performa Alter Ego di MPL ID terbilang naik turun. Apalagi, ada perubahan role Nino dari Gold Lane ke EXP Lane yang tentu memengaruhi tim ataupun individu. Meski tak mudah, namun Nino mendapatkan kepercayaan dari Delwyn Sukamto, CEO Alter Ego. Hal tersebut menjadi sumber motivasi utama baginya untuk membuktikan diri.
“Saya pernah meragukan diri sendiri ke Ko Delwyn dan dia selalu support saya. Menurut saya, itu dukungan yang penuh banget, sih. Makanya saya tetap semangat sampai saat ini,” tutur Nino.
Tentu menarik untuk dinantikan seperti apa perjuangan ONIC dan Alter Ego untuk meraih gelar juara di M7 nanti. Kedua tim ini akan bertanding di Swiss Stage yang akan dimulai pada 10 Januari 2026, yang digelar di XO Hall, Jakarta Barat. Mari beri dukungan penuh kepada semua perwakilan Indonesia!
Dapatkan informasi seputar game & esports di DensPlay!