Musim baru kompetisi DOTA 2 telah dimulai dengan adanya Dota Pro Circuit (DPC) di setiap region. Dalam DPC Southeast Asia (DPC SEA) sendiri, ada 8 tim yang ikut bertanding untuk memperebutkan slot ke kompetisi Major hingga poin DPC. Sebagai tim yang baru melakukan perombakan roster dan juga telah menjuarai 3 kejuaraan berturut-turut (BTS season 8,
Battle pass Dota 2 berikutnya akhirnya tiba, dan ini menandai kelanjutan dari Summer Event 2022: The Continuum Conundrum dari Aghanim Labyrinth. The Continuum Conundrum dari Aghanim Labyrinth adalah season event Valve juga menyertakan battle pass baru yang menampilkan banyak konten dan fitur. Mulai dari arcana baru "Dread Retribution" Drow Ranger a
Terhitung sebulan sejak pertandingan Free Fire Asia Championship (FFAC) digelar dan tentunya banyak tim yang menunjukan aksi yang memukau, salah satunya adalah tim yang mewakili Indonesia yaitu Tim GPX. Mereka berhasil meraih posisi runner up di turnamen internasional Free Fire Asia Championship (FFAC), dengan total skor 84 poin. Denang itu mereka
Lasse Aukusti “Matumbaman” Urpalainen mengukir namanya dengan memenangkan turnamen Aseembly Summer 2014 LAN bersama Veni, Vidi, Vici dalam prosesnya mengalahkan tim Trixi FINSTACK di final dan tim seppo13. Matumbaman pernah satu tim dengan JerAx, Vaalix dan Buugi sebagai tumpukan 4 Achors + Sea Captain all-Finish pada akhir September 2014 namun
Moment yang cukup unik didapatkan oleh salah satu pro team asal Indonesia “BOOM Esports”. Pasalnya, pada bulan November tahun ini tiga divisi BOOM Esports menjadi juara di turnament tingkat Southeast Asia. Diawali dengan divisi DOTA2 yang kembali menjadi juara di turnament BTS Pro Series Season 9, kemudian diikuti oleh divisi Valorant yang akhi