Fun Fact Tentang Angka 13, Ternyata Begini Asal-Usulnya!
Apakah di antara kalian pernah mendengar bahwa angka 13 sial? Ya, Kebanyakan orang menganggap angka ini akan mendatangkan kesialan jika digunakan. Sebagai contoh, ada lift pada gedung yang melewatkan nomor 13. Artinya, langsung melompat dari 12 ke 14, salah satunya di Cyber 2 Tower Jakarta.
Namun, ternyata tidak semua orang percaya angka tersebut buruk, lho. Seperti salah satunya pemain bola asal Italia, Alessandro Nesta, yang dua kali berhasil membawa Milan menjuarai Piala Champion. Lantas, seperti apa fun fact seputar angka 13? Yuk, simak ulasannya.
Asal-usul Angka 13 yang Dianggap Sial
Melansir dari laman History, asal-usul angka 13 sial bermula dari dokumen hukum tertua di dunia, yaitu kode Hammurabi. Mitos ini muncul karena diyakini bahwa Hammurabi telah menghilangkan hukum ke-13 dari daftar aturan hukumannya.
Pada kenyataannya, hilangnya hukum tersebut terjadi karena kesalahan teknis saat salah satu penerjemah dokumen gagal menyatukan satu baris teks. Padahal, kode-kode itu tidak secara numerik menuliskan hukumnya.
Adapun sumber lain yang dikutip dari laman University of South Carolina, bahwa dalam mitologi Nordik, dewa Loki datang sebagai tamu ke-13 dalam sebuah jamuan di Valhalla, dan menipu salah satu tamu hingga membunuh dewa Baldur.
Dalam ajaran Kristen, Yudas Iskariot dikenal sebagai murid Yesus yang hadir sebagai tamu ke-13 dalam Perjamuan Terakhir. Tak lama setelah perjamuan tersebut, Yudas mengkhianati Yesus, yang kemudian berujung pada penangkapan dan penyaliban Yesus.
Kemudian mengutip dari Live Science, angka 13 dianggap sial lantaran posisinya setelah angka 12. Jadi, dalam sebuah studi tentang simbolisme angka 12, nomor tersebut dikaitkan dengan utuh, sempurna, dan hamornis.
Hal tersebut juga tergambar dengan 12 rasul dalam agama Kristen, 12 dewa olimpiade, 12 hewan dalam horoskop China, dan 12 bulan dalam kalender Gregorian. Sementara itu, angka 13 dianggap janggal.
Penjelasan Sosial dan Psikologis

Mitos ini bisa berkaitan ketika orang memiliki fobia dengan berbagai alasan psikologis. Seperti pengalaman buruk, pengaruh keluarga, kepribadian yang sensitif, atau sering melihat orang lain merasa takut. Jadi, anggapan negatif terhadap angka 13 juga berkaitan dengan rasa asing, karena angka ini jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pengaruh sosial membuat kepercayaan ini semakin menyebar. Anggapan bahwa angka 13 membawa sial berkembang seperti “meme”, yaitu ide yang terus diturunkan dari satu orang ke orang lain, hingga akhirnya dianggap sebagai kebenaran.
Angka 13 Ternyata Angka Keberuntungan

Berbeda dari Amerika, dalam budaya Mesir Kuno justru berkeyakinan bahwa angka 13 adalah angka baik dan membawa keberuntungan. Serupa dengan kebudayaan China, angka tersebut bagi penganutnya adalah memiliki arti “tumbuh ke arah lebih positif” atau “selalu bersemangat” dalam kehidupan.
Melansir dari laman Unesa, angka 13 dalam konteks budaya Jawa, terutama dalam weton dianggap positif. Neptu ini diartikan sebagai waktu yang cocok untuk proyek besar atau perubahan signifikan dalam hidup. Selain itu, angka ini juga dikaitkan dengan energi yang mendukung pertumbuhan dan kesuksesan.
Ikuti informasi seputar konten sejarah, budaya dan pengetahuan umum lainnya untuk memperluas wawasan di DensKnowledge.