4 Tradisi Imlek di Berbagai Daerah Indonesia, Unik dan Bermakna!
Lampion merah dan berbagai hiasan bernuansa serba merah mulai menghiasi jalan, gedung-gedung, hingga pusat hiburan. Ini menjadi penanda bahwa Tahun Baru Imlek akan segera tiba, yakni pada 17 Februari 2026.
Di Indonesia, perayaan Imlek tak hanya dirayakan dengan sembahyang dan berkumpul bersama keluarga, tetapi juga diwarnai dengan berbagai tradisi di masing-masing daerah. Akulturasi antara budaya Tionghoa dan budaya lokal ini membuat setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi yang unik dan sarat makna untuk menyambut Imlek. Berikut sejumlah tradisi Imlek yang ada di berbagai daerah Indonesia!
1. Mandi Bersama di Sumur 7 Lubang, Depok

Di Vihara Gayatri, Kota Depok, Jawa Barat, Imlek dirayakan dengan mandi bersama di sumur 7 lubang yang menjadi tradisi unik warga Tionghoa disana. Ritual ini dilakukan sebagai simbol penyucian diri, membuang energi negatif, serta memohon rezeki, kesehatan dan jodoh di tahun baru.
Ketujuh sumur tersebut dipercaya memiliki khasiat berbeda bagi masyarakat yang membasuh diri di sana. Ada yang diyakini membawa rezeki, kesehatan, jodoh, hingga perlindungan dari bala.
2. Grebeg Sudiro, Solo

Salah satu tradisi Imlek yang cukup dikenal di Indonesia adalah Grebeg Sudiro di Kota Solo, Jawa Tengah. Perayaan ini biasanya diisi dengan arak-arakan gunungan yang berisi kue keranjang, buah, dan berbagai hasil bumi di kawasan Pasar Gede Hardjonagoro. Setelah prosesi selesai, warga akan berebut isi gunungan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan akan keberuntungan di tahun yang baru.
Berdasarkan keterangan dari situs resmi Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Grebeg Sudiro merupakan wujud akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa di Solo. Dalam tradisi Jawa, istilah “grebeg” merujuk pada perayaan rutin yang digelar untuk memperingati momen penting sekaligus sebagai ungkapan syukur.
3. Cian Cui, Selatpanjang

Di Provinsi Riau tepatnya Selatpanjang, perayaan Imlek diramaikan dengan tradisi Cian Cui Festival. Tradisi ini dikenal sebagai perang air massal yang digelar di sepanjang jalanan kota dan menjadi salah satu agenda yang paling dinanti masyarakat setempat.
Dalam perayaan tersebut, warga saling menyiram air menggunakan ember, pistol air, hingga sepeda motor yang membawa wadah berisi air. Cian Cui diyakini sebagai simbol penyucian diri serta cara untuk mengusir energi negatif sebelum memasuki tahun baru Imlek. Festival ini biasanya berlangsung meriah dan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
4. Parade Perahu Hias Imlek, Pontianak

Perayaan Imlek di Pontianak, Kalimantan Barat, turut dimeriahkan dengan tradisi pawai perahu hias yang digelar di Sungai Kapuas. Dalam tradisi ini, warga menghias perahu dengan berbagai ornamen khas Imlek sebelum berlayar menyusuri aliran sungai.
Parade tersebut dimaknai sebagai doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan hidup pada Sungai Kapuas sebagai sumber penghidupan.
Itulah sejumlah tradisi Imlek yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Ikuti informasi seputar budaya, konten sejarah, biografi dan pengetahuan umum lainnya untuk memperluas wawasan di DensKnowledge.