Baliho Film Aku Harus Mati Tuai Kritik, Picu Gangguan Psikologis
Film horor terbaru bertajuk “Aku Harus Mati” belakangan ramai dibincangkan publik lantaran penggunaan baliho besar bernarasi sensitif di pinggir jalan sebagai media promosi. Tulisan “Aku Harus Mati” dengan visual makhluk astral berwarna biru dan mata merah menuai kontroversi karena dinilai berpotensi memicu ide bunuh diri, terutama bagi masyarakat yang memiliki masalah kesehatan mental.
Kontroversi Baliho Film Aku Harus Mati

Menanggapi polemik tersebut, Pemerintah Provinsi Jakarta langsung menertibkan dan menurunkan baliho yang tersebar di sejumlah titik di wilayah Jakarta. Sementara, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) turut menyampaikan pernyataan keprihatinan terkait adanya baliho tersebut.
Dilansir dari instagram resminya, mereka menilai pesan bernuansa keputusasaan di ruang publik bisa menjadi pemicu berbahaya, mengingat ruang terbuka diakses oleh semua kalangan, termasuk anak-anak serta individu yang tengah berjuang melawan depresi.
PDSKJI juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan dampak psikologis dalam aktivitas promosi. Mereka berharap perlindungan terhadap kelompok rentan bisa menjadi prioritas agar ruang publik tetap aman dan sehat secara emosional bagi masyarakat luas.
Sinopsis Film Aku Harus Mati

Film yang mulai tayang di bioskop sejak 2 April 2026 ini disutradarai oleh Hestu Saputra dengan naskah dari Aroe Ama dan Astrid Savitri. Film “Aku Harus Mati” mengangkat kisah Mala, seorang perempuan yatim piatu yang terjebak gaya hidup hedon di kota besar hingga terlilit utang pinjaman online (pinjol) dan paylater.
Dalam kondisi putus asa, Mala kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan dan bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Tiwi dan Nugra, serta sosok Ki Jago yang dianggap seperti orang tua sendiri. Namun, kepulangannya justru membuka rangkaian kejadian mistis setelah mata batinnya terbuka.
Seiring berjalannya waktu, Mala menemukan rahasia kelam keluarganya yang berkaitan dengan perjanjian iblis karena pesugihan orang tuanya. Ia harus menghadapi pilihan sulit antara melawan kutukan tersebut atau mengorbankan orang-orang terdekatnya.
Film “Aku Harus Mati” dibintangi oleh Hana Saraswati (Mala), Amara Sophie (Tiwi), Prasetya Agni (Nugra), Mila Rosinta (Nilam), Bambang Paningron (Ki Jogo), Retno Yunitawati, Tuminten dan Agus Sunandar.
Ikuti informasi seputar hiburan, seperti musik, film, selebriti dan lainnya di Instagram @dens_showbiz.