×

L O A D I N G

Mengulik Lagu Sesi Potret Karya Enau yang Tembus 52 Juta Pendengar

Nama Enau kini semakin sering berseliweran di playlist berbagai kalangan. Belakangan ini, beranda media sosial tengah diramaikan oleh lagu terbarunya yang berjudul “Sesi Potret”. Dirilis sejak 29 Januari 2026, lagu berlirik menyayat hati ini viral karena dianggap sangat relate dengan pengalaman dan perasaan banyak orang.

Hal tersebut bahkan berhasil mengantarkan “Sesi Potret” menduduki urutan kedua dalam daftar Top 50 Spotify Indonesia per 20 Mei 2026, dengan total lebih dari 52 juta pendengar.

Lagu yang sering dijadikan latar musik video di media sosial ini dibawakan secara kolaboratif. Pemilik nama lengkap Putra Lesmana ini berduet langsung dengan kakak kandungnya yang merupakan vokalis band Fourtwnty, Ari Lesmana. Kolaborasi kakak-beradik yang memiliki kemiripan karakter suara dan fisik ini sukses melahirkan lantunan syahdu yang magis sekaligus menyayat hati.

“Sesi Potret” mengisahkan kepedihan seseorang yang kehilangan sosok tersayang untuk selama-lamanya. Enau mengungkapkan bahwa karya ini terinspirasi dari pengalaman pribadi serta cerita orang-orang di sekitarnya. Salah satu pemicunya adalah kekhawatiran Enau sendiri terhadap kondisi orang tuanya karena ia harus tinggal berjauhan di perantauan.

Kepedihan tersebut tertuang jelas dalam bait liriknya, seperti “Ku bertamu ke rumah barumu, tak ada kamu, hanya papan dan namamu”. Lirik ini menggambarkan realitas pahit seorang perantau yang akhirnya berhasil pulang, tetapi momen kepulangan tersebut justru berubah menjadi mimpi buruk. Sosok yang selama ini dirindukan ternyata telah tiada.

Alih-alih pelukan hangat, ia justru disambut oleh sebuah makam yang dianalogikan sebagai “rumah baru”. Dan tak ada lagi orang tersayang, yang tersisa hanyalah papan nisan yang disebut sebagai “papan dan nama”.

Perjalanan Karir Musik Enau

Keberhasilan lagu ini tentu tidak datang dalam semalam, melainkan buah dari perjalanan panjang Enau yang sudah merintis karir musik sejak 2009. Pria kelahiran 24 Juni 1991 ini awalnya nekat merantau dari Pekanbaru ke Jakarta setelah terinspirasi melihat kesuksesan sang kakak, Ari Lesmana. Setelah melewati fase jatuh bangun di industri musik, ia akhirnya memutuskan memakai nama panggung “Enau” sejak tahun 2018, sebuah nama yang ia ambil dari kompleks tempat tinggal masa kecilnya di Riau.

Di tahun yang sama dengan peresmian nama panggungnya, Enau juga merilis single debut berjudul “Keringatku”. Sejak saat itu, ia juga dalam melahirkan karya-karya yang kritis dan diakui secara luas oleh penikmat musik Tanah Air, termasuk lewat beberapa lagu populernya seperti “Negara Lucu”, “Krisis Solusi”, hingga “Bersamaku Akan Sedikit Susah”.

Saksikan perjalanan karir Enau lebih banyak di dunia musik hingga pembahasan tentang lagu-lagu Enau lainnya di Office Hour : Perjalanan karir musik Enau & Klarifikasi tentang Lagu Negara Lucu.




Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat