×

L O A D I N G

Emoji Jempol Bisa Jadi Penghinaan Besar di Negara ini, Hati-Hati!

Hari Emoji Sedunia dirayakan setiap tanggal 17 Juli. Di era digital ini, mengirimkan ikon-ikon kecil di layar ponsel kita mungkin terasa sangat praktis dan sederhana. Namun, tahukah kamu bahwa sebuah emoji yang sama bisa memiliki arti yang jauh berbeda bahkan bertolak belakang, ketika diterima oleh orang dari negara lain?

Agar tidak salah paham, yuk simak arti di balik 5 emoji populer berikut di berbagai belahan dunia!

1. Emoji Jempol 

Di banyak negara seperti Indonesia atau Inggris, acungan jempol adalah simbol universal untuk menunjukkan persetujuan, pujian, atau sekadar berkata, “Oke, mantap!”.

Namun, kamu harus sangat berhati-hati jika berkirim pesan dengan orang dari Iran, Irak, Afghanistan, atau Nigeria. Di wilayah-wilayah tersebut, memberikan jempol baik secara langsung maupun lewat emoji adalah isyarat tangan yang berarti sangat tidak sopan. Mengirimkannya bisa dianggap sebagai penghinaan besar yang dapat memicu konflik serius. Jadi, sebaiknya hindari emoji ini sama sekali saat berkomunikasi dengan mereka.

2. Emoji Wajah Tersenyum

Sebagai emoji paling klasik, rasanya tidak mungkin sebuah senyuman bisa menyinggung perasaan seseorang, bukan? Sayangnya, asumsi ini bisa menjebakmu jika sedang berkirim pesan dengan orang Tiongkok.

Bagi mereka, emoji wajah tersenyum datar ini tidak melambangkan keramahan atau kebahagiaan. Sebaliknya, emoji ini justru menyiratkan perasaan sinis, tidak percaya, atau bahkan rasa jijik yang disembunyikan di balik senyuman formal.

3. Emoji Kotoran

Di sebagian besar negara barat maupun Indonesia, emoji kotoran tersenyum ini kerap digunakan dalam konteks humor, kekonyolan, atau sekadar keisengan belaka. 

Uniknya, di Jepang, mengirimkan emoji ini justru bermakna sangat positif, yaitu untuk mendoakan seseorang agar mendapatkan keberuntungan (good luck). Hal ini berakar dari permainan kata: dalam bahasa Jepang, kotoran disebut “unko”, yang memiliki suku kata “un”, berbunyi persis seperti kata dalam bahasa Jepang yang berarti “keberuntungan”.

4. Emoji Tepuk Tangan 


Kita biasanya mengirimkan emoji tepuk tangan untuk memberikan apresiasi atas sebuah pencapaian, kan?

Namun, di Tiongkok berbeda, makna emoji ini bergeser ke ranah romantis. Mengirimkan emoji tepuk tangan di sana umumnya diartikan sebagai ungkapan rasa cinta atau ketertarikan intim. Jadi, pastikan kamu tidak salah mengirimkannya kepada rekan kerja atau kenalan biasa di sana jika tidak ingin menimbulkan salah paham!

5. Emoji “OK” atau “Sip”


Sebagai gestur instan tanpa perlu mengetik, simbol yang mempertemukan jari telunjuk dan jempol dengan tersisa tiga jari ini sering diartikan sebagai simbol “OK” atau sip yang digunakan untuk menunjukkan bahwa kita telah memahami suatu pesan. Namun, makna simbol ini langsung berubah jika kamu gunakan di beberapa negara berikut, seperti:

  • Di Jerman, Turki, Yunani, dan Timur Tengah: Artinya bisa jauh lebih sensitif dan kasar, karena sering kali digunakan sebagai kode atau ajakan sensual untuk berhubungan seks.
  • Di Jepang: Simbol ini melambangkan kekayaan atau uang. Salah paham di sini mungkin hanya akan memicu kebingungan ringan.
  • Di Brasil: Emoji ini justru bermakna negatif yang menunjukkan kemarahan atau ketidakpuasan.

Itulah 5 emoji populer yang memiliki arti berbeda di berbagai negara. Dapatkan informasi seputar konten pengetahuan umum lainnya, seperti budaya, biografi dan sejarah lainnya untuk memperluas wawasan di DensKnowledge.




Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat