×

L O A D I N G

Margarin dan Mentega: Kenali Perbedaannya dan Mana yang Lebih Sehat!

Mentega dan margarin menjadi dua bahan yang hampir selalu ada di dapur. Keduanya sering digunakan untuk memasak, membuat kue, atau sekadar dioleskan di atas roti. Sekilas, mentega dan margarin memang terlihat mirip, tetapi ternyata keduanya memiliki perbedaan dari bahan dasar hingga kandungan nutrisinya.

Lantas, apa sebenarnya perbedaan margarin dan mentega? Mana yang lebih baik untuk kesehatan? Yuk, simak penjelasannya.

Perbedaan Margarin dan Mentega

Meski tampak sama, margarin dan mentega sebenarnya berasal dari sumber yang berbeda. Menurut ahli gizi, Mia Syn, mengutip dari laman Yahoo Health, mentega adalah produk olahan susu yang dibuat dengan mengocok krim, hingga lemaknya terpisah dari bagian cairnya.

Proses ini menghasilkan buttermilk yang akhirnya membentuk mentega padat. Karena berasal dari lemak hewani, mentega secara alami mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang lebih tinggi.

Sementara itu, margarin tersebut dari minyak nabati yang diproses hingga menjadi padat. Minyak yang digunakan biasanya minyak kedelai, kanola, bunga matahari, sawit, dan zaitun. Dari sanalah dicampurkan dengan air dan bahan lainnya untuk menghasilkan olesan dan tekstur yang mirip seperti mentega. Karena bahan dasarnya, margarin umumnya mengandung lemak jenuh yang lebih rendah daripada mentega.

Apa Kekurangan Margarin dan Mentega?

Baik mentega maupun margarin tidak sepenuhnya sempurna, karena keduanya juga memiliki beberapa kekurangan.

Mentega tradisional mengandung cukup banyak lemak jenuh, jika dikonsumsi berlebihan, maka dapat meningkatkan kadar kolesterol “jahat”. Lemak jenuh juga sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan penumpukan plak di pembuluh darah. 

Sebaliknya, kalau margarin modern memiliki kadar lemak jenuh yang lebih rendah, sehingga sering dikaitkan dengan kesehatan jantung dan kadar kolesterol yang lebih baik. Meski begitu, margarin juga punya kekurangan. Beberapa jenisnya melalui proses pengolahan yang lebih panjang dan mengandung bahan tambahan untuk mendapat tekstur seperti mentega untuk membuatnya lebih tahan lama.

Apakah Margarin Lebih Sehat Daripada Mentega?

Mentega dan margarin sama-sama mengandung beberapa nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh. Misalnya seperti mentega dengan beberapa kandungan vitamin sebagai berikut:

  • Vitamin A: menjaga kesehatan mata, kulit, dan sistem kebebalan tubuh
  • Vitamin D: mendukung kesehatan tulang serta riboflavin yang membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi
  • Vitamin E: melindungi sel dan kerusakan akibat radikal bebas
  • Vitamin K: penting untuk proses pembukan darah yang normal

Sementara itu, margarin secara alami mengandung asam lemak esensial yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi sel, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Beberapa produk margarin juga diperkaya dengan vitamin A dan D yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem kebebalan tubuh.

Jadi, apakah margarin lebih sehat daripada mentega? Jawabannya tidak bisa disamaratakan. Pilih yang lebih sehat bergantung pada jenis produk yang digunakan dan tujuan kesehatan masing-masing orang. 

Jika seseorang fokus pada kesehatan jantung, maka margarin lembut bisa menjadi pilihan yang lebih baik daripada mentega. Namun, bagi orang yang lebih memilih makanan yang minim proses pengolahan, mentega tetap bisa dikonsumsi dalam jumlah sedang sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. 

Pada akhirnya, memilih jenis yang tepat dan menggunakannya dalam jumlah yang sesuai lebih penting, daripada menganggap mentega atau margarin sebagai pilihan.

Dapatkan informasi seputar makanan dan resep hidangan lainnya di DensFood Channel.



Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat