Perbedaan Vegan dan Vegetarian, Mana yang Lebih Baik Untuk Tubuh?
Memahami perbedaan vegan dan vegetarian penting bagi siapa pun yang ingin mengenal pola makan berbasis nabati. Keduanya sama-sama menghindari daging hewan, tapi memiliki aturan berbeda dalam mengonsumsi produk hewani lainnya.
Perbedaan sederhananya adalah, vegetarian menghindari daging, unggas, dan ikan, tapi beberapa jenis vegetarian masih mengonsumsi telur dan produk susu. Sementara itu, vegan menghindari seluruh produk yang berasal dari hewan, termasuk susu, telur, dan madu.
Pola makan vegetarian telah dikenal sejak sekitar 700 SM, sedangkan veganisme berkembang lebih belakangan dan semakin banyak mendapat perhatian. Keduanya dipilih karena berbagai alasan, seperti kesehatan, etika, lingkungan, dan agama. Yuk, simak pembahasan lebih lengkap seputar perbedaan vegan dan vegetarian berikut ini.
1. Apa itu Vegetarian?
.jpg)
Vegetarian adalah orang yang tidak mengonsumsi daging, unggas, hewan buruan, ikan, kerang, maupun produk sampingan dari penyembelihan hewan.
Pola makan vegetarian berfokus pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, polong-polongan, dan biji-bijian lainnya. Konsumsi telur, susu, dan madu bergantung pada jenis vegetarian yang dijalani. Adapun jenis-jenis vegetarian sebagai berikut:
- Lacto-ovo vegetarian: Tidak mengonsumsi daging, unggas, dan ikan, tapi masih mengonsumsi telur serta produk susu. Ini merupakan salah satu jenis vegetarian yang paling umum.
- Lacto vegetarian: Menghindari daging, unggas, ikan, dan telur, tapi masih mengonsumsi produk susu.
- Ovo vegetarian: Menghindari seluruh produk hewani selain telur. Dengan demikian, pola makan ini tidak mencakup daging, ikan, maupun produk susu.
- Vegan: Menghindari seluruh produk hewani, termasuk daging, ikan, telur, susu, dan madu.
2. Apa itu Vegan?

Vegan adalah orang yang menghindari seluruh produk yang berasal dari hewani. Namun, veganisme tidak hanya berkaitan dengan makanan, melainkan juga gaya hidup yang berusaha menghindari eksploitasi dan kekejaman terhadap hewan semaksimal mungkin.
Karena itu, pola makan vegan tidak hanya mengecualikan daging, tapi juga susu, telur, dan berbagai bahan tambahan yang berasal dari hewan. Beberapa bahan yang umumnya dihindari dalam pola makan vegan meliputi:
- Gelatin: Bahan yang digunakan untuk membentuk tekstur makanan dan dapat berasal dari kolagen hewan.
- Madu: Produk yang dihasilkan oleh lebah.
- Karmin: Pewarna yang berasal dari serangga tertentu.
- Shellac: Bahan pelapis yang berasal dari serangga.
- Kasein dan whey: Protein yang berasal dari susu.
- Bahan tambahan tertentu lainnya: Termasuk beberapa bahan yang bersumber dari hewan.
3. Mengenal Perbedaan Vegan dan Vegetarian
Vegan dan vegetarian merupakan dua pola makan yang mengutamakan bahan pangan nabati. Namun, keduanya memiliki perbedaan dalam hal konsumsi produk hewani. Orang yang menjalani pola makan vegetarian masih dapat mengonsumsi produk tertentu, seperti susu dan telur, tergantung pada jenis vegetarian yang dipilih.
Bagi vegetarian, menghindari daging merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Meski tidak mengonsumsi daging hewan, mereka umumnya masih memperbolehkan konsumsi produk seperti susu dan telur, selama hewan dipelihara dengan layak.
Berbeda dengan vegetarian, vegan memiliki prinsip untuk menghindari pemanfaatan hewan oleh manusia, baik sebagai bahan makanan maupun untuk keperluan lainnya. Prinsip ini juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan menghindari penggunaan produk berbahan kulit hewan, wol, dan sutra.
Perbedaan vegan dan vegetarian terletak pada jenis produk hewani yang dihindari dan cakupan gaya hidup yang diterapkan. Kedua pola makan dapat menjadi pilihan yang sehat jika direncanakan dengan baik. Yang paling penting adalah memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi dan memilih makanan yang sesuai kebutuhan tubuh.
Dapatkan informasi seputar makanan dan resep hidangan lainnya di DensFood Channel.