×

L O A D I N G

Team Flash Juara PMGO S1 SEA Finals 2026, RRQ Tumbang Lebih Dulu!

Team Flash asal Vietnam berhasil keluar sebagai juara PMGO S1 SEA Finals 2026 pada Minggu, 17 Mei 2026. Mereka sukses bertengger di puncak klasemen dengan raihan total 166 poin, yang terdiri dari 105 poin eliminasi dan 61 poin peringkat. Sementara, di posisi kedua yang ditempati oleh tim tuan rumah, EArena asal Thailand, sebenarnya mengantongi angka yang sama persis yaitu 166 poin. Namun, Team Flash berhak atas tahta juara karena unggul pada laga terakhir.

Tepat di bawah dominasi dua tim teratas, posisi ketiga hingga kelima disapu bersih oleh tiga perwakilan Indonesia secara beruntun. RRQ memimpin barisan skuad Garuda di peringkat ketiga dengan total 160 poin. Menguntit tepat di belakangnya, ada Bigetron by Vitality (BTR) di peringkat keempat dengan 153 poin, serta Pandum (PNDM) yang mengunci posisi kelima setelah mengumpulkan 140 poin.

Sementara dua perwakilan Indonesia lainnya yakni VOIN Chakery di peringkat keenam dan Pangeran MCJoe peringkat ke sembilan.

Turnamen berskala regional ini menjadi medan pertempuran sengit demi memperebutkan 5 tiket lolos langsung ke babak utama 2026 PMGO S1 Main Event yang akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada 2-7 Juni 2026 mendatang. Berikut 5 tim yang berhak mendapat tiket ke PMGO S1 Main Event:

  1. Team Flash (Vietnam)
  2. EArena (Thailand)
  3. RRQ (Indonesia)
  4. Bigetron by Vitality (Indonesia)
  5. VOIN Chakery (Indonesia)

VOIN Chakery berhak lolos ke babak Main Event menggantikan Pandum karena tim besutan Alam Ganjar itu sudah mengamankan tiket babak utama terlebih dahulu lewat jalur kompetisi sebelumnya, yakni PMPL ID Spring 2026.

Secara keseluruhan, jajaran Top 5 klasemen didominasi solid oleh tim-tim asal Indonesia yang saling sikut demi memperebutkan tahta di PMGO S1 Main Event.

Bahkan, RRQ sukses memimpin puncak klasemen sementara pada match ke-18 di hari terakhir. Sayangnya, mimpi RRQ untuk bertengger sebagai juara PMGO S1 SEA Finals harus pupus di laga penentu akibat tereliminasi terlalu cepat di menit-menit awal.

Sementara itu, game terakhir justru diambil alih oleh Team Pandum yang sukses menutup turnamen dengan merebut WWCD di match pamungkas tersebut. Serta kabar baik lainnya datang dari salah satu player asal Indonesia, Zeta dari VOIN Chakery yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) berkat performa individunya yang luar biasa di sepanjang turnamen.

Dapatkan informasi seputar game & esports di DensPlay!




Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat