Timnas MLBB Indonesia Pede Hadapi Asian Games 2026 dan Bidik Emas!
Asian Games 2026 akan segera berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. Indonesia tergabung dalam grup yang terdiri dari beberapa negara, seperti Filipina, Kamboja, Kazakhstan, Mongolia, dan Uzbekistan.
Timnas MLBB Indonesia sendiri sudah mematangkan persiapan mereka, dari latihan fisik hingga tanding. MLBB pun memiliki target, yaitu mengejar medali emas.
Ambisi tersebut berada di atas target resmi yang disampaikan Manajer Tim Nasional Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahalo. Dia menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan satu medali emas dari nomor eFootball, sedangkan para atlet dari cabang lainnya bertekad meraih hasil yang lebih tinggi dari target tersebut.
Disadur dari Gizmologi, Salah satu pemain dari Alter Ego, Syauki “Nino” Sumarno, optimis bisa memberikan hasil yang terbaik untuk ajang bergengsi ini.
“Jujur aku yakin banget karena dari latihan kita, aku melihat ada perubahan yang besar, terutama dari performa kita. Aku percaya diri banget bisa mendapatkan emas, Amin” kata Nino.
Filipina Jadi Ancaman Utama Timnas MLBB Indonesia
Dibalik persiapan tersebut, tentu para pemain Timnas MLBB di Asian Games 2026 juga memiliki kewaspadaan terhadap negara lawan.
Salah satunya yang menjadi sorotan adalah pertemuan Filipina dan Indonesia, mengingat keduanya pernah menjadi rivalitas di kancah kompetitif seperti M7 World Championship 2026 lalu. Kala itu, Alter Ego sebagai tim esports Indonesia menghadapi Aurora Gaming asal Filipina pada pertandingan final di Tennis Indoor, kompleks Stadion Gelora Bung Karno, pada akhir Januari 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Alter Ego harus puas menempati posisi kedua setelah dikalahkan Aurora Gaming dengan skor 0-4. Hal tersebut menjadi suatu gambaran bagaimana ketatnya persaingan antara Indonesia dan Filipina di level internasional MLBB.
Dalam hal ini, Nino menjadikan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi mendalam untuk memperbaiki pola permainan timnas Indonesia.
“Kita sebelumnya terutama tim aku juga merasa gagal waktu ada di Grand Final M7, kita gagal melawan Filipina. Jadi kita evaluasi, di mana kita ada perubahan selama latihannya. Jujur aku yakin banget, karena dari latihan kita juga aku melihat ada perubahan besar,” ujar Nino, dikutip dari laman bola.com.
Persaingan di Asian Games 2026 tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Nino dan kawan-kawan. Menarik untuk melihat sejauh mana Timnas Mobile Legends Indonesia mampu menunjukkan performanya dan apakah target yang dibawa ke ajang tersebut dapat diwujudkan.
Dapatkan informasi seputar game & esports di DensPlay!