×

L O A D I N G

Ahli Gizi Ungkap Fakta Roti Gandum, Tak Jauh Beda dari Roti Tawar!

Roti gandum sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat. Banyak orang membelinya untuk stok di rumah, dibawa setelah olahraga, atau dijadikan menu sarapan karena percaya kalorinya otomatis lebih rendah dibanding roti putih. Namun rupanya, ada sebuah fakta menyebutkan bahwa roti gandum sebenarnya secara kalori tidak jauh lebih rendah daripada roti tawar, lho.

Melansir dari laman Metabolic by Ok Diario, seorang ahli gizi asal Spanyol, Laura Pérez Naharro, mengatakan anggapan tentang roti gandum yang rendah kalori tak sepenuhnya benar. Dalam sebuah wawancaranya dengan Europa Press Salud Infosalus, dia menjelaskan bahwa yang lebih penting bukan hanya label “whole grain”, tapi bagaimana makanan itu dikonsumsi dalam pola makan sehari-hari.

Roti Gandum Bukan Berarti Jauh Lebih Rendah Kalori

Pérez menjelaskan bahwa sekitar 100 gram roti gandum ternyata memiliki jumlah kalori yang hampir sama dengan 100 gram roti tawar. Namun, bukan berarti kedua roti itu benar-benar sama. Maksudnya, perbedaan kalori bukanlah hal utama. Berdasarkan data nutrisi dari FoodData Central, roti tawar biasa dan roti gandum umumnya sama-sama berada di kisaran 250–270 kalori per 100 gram, tergantung produk dan resepnya.

Sang ahli gizi juga menegaskan bahwa makanan gandum utuh tidak otomatis lebih rendah kalori, karena perbedaan utamanya bukan terletak pada jumlah energinya. Jadi, roti bukanlah “masalahnya”, melainkan anggapan bahwa semua makanan berlabel sehat pasti lebih baik untuk diet.

Kenapa Serat Tetap Penting?

Lalu, apakah harus kembali makan roti tawar dan tidak memilih roti gandum? Jawabannya, tidak juga, ya. Manfaat utama roti gandum sebenarnya bukan karena kalori lebih rendah, tapi kandungan seratnya bisa membuat kenyang lebih lama dan membantu pola makan jadi lebih baik.

Selain itu, gandum utuh masih mengandung semua bagian biji gandum, sedangkan tepung olahan pada roti tawar sudah kehilangan beberapa bagian pentingnya. Oleh karena itu, roti gandum biasanya punya lebih banyak serat dan protein.

Panduan Sarapan dengan Roti Gandum

Pérez mengingatkan bahwa roti gandum tetap bisa membuat cepat lapar jika dimakan dalam jumlah banyak. Misalnya, kamu makan beberapa lembar roti panggang tanpa protein atau lemak sehat mungkin hanya membuat kenyang sebentar. Beberapa jam kemudian rasa lapar bisa datang lagi.

Maka dari itu, hal yang penting bukan hanya sekadar memilih roti tawar atau gandum, tapi apa yang dimakan bersama roti tersebut. Nah, roti gandum akan lebih mengenyangkan jika dipadukan dengan telur, alpukat, tuna, selai kacang, minyak zaitun, atau produk susu tinggi protein.

Roti gandum memang punya manfaat, terutama karena kandungan seratnya. Tapi secara kalori, tidak jauh berbeda dari roti tawar. Jadi, kunci utamanya adalah bukan pemilihan roti, tapi menjaga porsi makan dan mengombinasikannya dengan protein, sayur, buah, dan lemak sehat agar lebih seimbang dan mengeyangkan.

Cari tahu informasi seputar makanan, resep hidangan dan info kuliner di DensFood Channel.



Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat