×

L O A D I N G

4 Bahan Protein Bisa Dicampur Dengan Kopi, Salah Satunya Selai Kacang

Bahan protein untuk kopi bisa menjadi pilihan praktis kalau kamu ingin menambah asupan protein tanpa perlu mengubah rutinitas minum kopi sehari-hari. Protein sendiri semakin banyak diperhatikan karena perannya dalam membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, mendukung pembentukan otot, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Dengan menambahkan bahan tertentu, secangkir kopi yang biasa kamu nikmati bisa menjadi lebih bernutrisi. Lantas, apa saja bahan protein yang bisa ditambahkan ke kopi? Yuk, simak ulasannya!

1. Soy Milk

Soy milk atau susu kedelai adalah salah satu susu nabati dengan kandungan protein yang tinggi. Tak seperti jenis susu alternatif lainnya, kalau susu ini menyediakan jumlah protein yang serupa dengan susu sapi, dan umumnya dianggap sebagai protein lengkap. 

Berdasarkan data USDA FoodData Central, satu cangkir soy milk tanpa gula mengandung sekitar 8,7 gram protein.

Kalau kamu minum kopi setiap hari, cobalah beralih ke soy milk tanpa pemanis, untuk meningkatkan asupan protein tanpa menambahkan gula. Ingatlah, bahwa kamu juga perlu menambah lebih dari sekadar sedikit soy milk, jika ingin mendapatkan tambahan protein yang lebih signifikan.

2. Collagen Peptides

Collagen peptides dapat menjadi pilihan praktis untuk menambah asupan protein tanpa banyak mengubah rasa kopi. Mengacu pada data USDA FoodData Central, satu kemasan collagen peptides tanpa rasa dengan berat 11 gram mengandung sekitar 10 gram protein. Bahan ini juga mudah dicampurkan ke minuman panas karena dapat larut dengan baik, sehingga karakter kopi tetap terasa.

Kemampuan collagen peptides untuk tetap diserap tubuh setelah dicampurkan ke kopi panas juga telah diteliti. Studi dalam Food Research International menunjukkan bahwa asam amino dan peptida bioaktif dari hidrolisat kolagen tetap tersedia secara hayati setelah dikonsumsi bersama kopi. 

Namun, collagen termasuk protein yang tidak lengkap karena tidak mengandung seluruh asam amino esensial dalam jumlah yang dibutuhkan tubuh. Karena itu, kamu perlu tetap lengkapi asupan protein dari sumber lainnya.

Nonton Juga: Viral di Melbourne, Mont Blanc Kopi Yang Pakai Herbs di Dalamnya!

3. Peanut Butter

Peanut butter atau selai kacang memang dikenal sebagai olesan roti panggang. Namun, rupanya penggunaan bahan satu ini bisa menciptakan rasa gurih pada kopi. Menurut USDA FoodData Central, satu sendok makan peanut butter tanpa garam mengandung 3,5 gram protein. 

Selain membuat kenyang, peanut butter juga menjadi sumber lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. 

Agar teksturnya lebih lembut, campurkan selai kacang ke dalam kopi dengan cara diblender, bukan hanya diaduk. Cara ini terutama cocok untuk kopi dingin atau kopi yang diblender karena bisa membuat teksturnya lebih creamy dan lembut.

4. Protein Powder

Menambahkan bubuk protein ke dalam kopi bisa menjadi cara praktis untuk meningkatkan asupan protein. Satu takaran saji bubuk protein berbahan kedelai (45 g) atau whey (32 g) mengandung sekitar 25 g protein. Pilihannya juga beragam, mulai dari whey, kedelai, putih telur, hingga protein kacang polong.

Bubuk protein cocok untuk kopi dingin atau kopi yang diblender karena membuat teksturnya lebih lembut dan creamy. Untuk kopi panas, campurkan bubuk protein dengan sedikit susu bersuhu ruang terlebih dahulu agar tidak menggumpal, lalu masukkan ke dalam kopi. Kamu juga bisa memilih rasa cokelat, vanila, atau karamel. Jika suka kopi hitam, pilih bubuk protein tanpa rasa.

Itulah beberapa bahan protein yang bisa kamu coba untuk menikmati kopi yang lebih bernutrisi. Semoga bermanfaat!

Dapatkan informasi seputar makanan dan resep hidangan lainnya di DensFood Channel.



Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat