Trik Mudah Sterilkan Baju Thrifting Biar Bersih Maksimal & Aman
Siapa nih yang hobi thrifting? Berburu baju bekas memang punya keseruan tersendiri. Selain ramah di kantong, kita sering kali bisa menemukan fashion item yang unik dan langka, mulai dari dress bergaya vintage, kemeja nyentrik, jaket denim, hingga celana dan rok dengan model yang jarang pasaran. Namun, semenggiurkan apapun tampilannya, pakaian thrifting wajib hukumnya untuk tidak langsung dipakai, meski saat dibeli kondisinya sudah tampak bersih dan wangi.
Dilansir dari Good Housekeeping, pakaian secondhand harus selalu dicuci terlebih dahulu sebelum ditaruh di tubuh kita. Sebab, baju yang pernah dipakai orang lain bisa saja membawa kotoran, debu, hingga bakteri dari proses penyimpanan maupun pengiriman.
Agar tetap aman, nyaman, dan bebas dari risiko iritasi kulit, ikuti panduan langkah mencuci baju thrifting secara menyeluruh berikut ini:
1. Cek Kondisi Pakaian dan Label Perawatan

Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memeriksa kondisi pakaian secara detail. Cermati area sensitif seperti kerah, ketiak, ujung lengan, saku, hingga bagian dalam kain untuk memastikan tidak ada noda membandel, jamur, bau tajam, atau serat kain yang rusak.
Setelah itu, cek label perawatannya. Informasi pada label sangat krusial untuk mengetahui apakah pakaian tersebut aman dicuci dengan mesin, atau harus dicuci manual menggunakan tangan. Ini sangat penting, terutama jika kamu membeli bahan-bahan sensitif seperti wol, satin, atau material vintage yang rentan rusak.
2. Pisahkan dari Pakaian Lain

Sebelum mulai mencuci, pisahkan baju thrifting dari pakaian harianmu yang lain di rumah. Langkah sederhana ini bertujuan untuk mencegah berpindahnya kotoran, bakteri, atau bau yang masih menempel ke pakaian milikmu yang lain.
3. Rendam Air Panas & Cairan Antiseptik

Dilansir dari Kompas.com, dr. Fransiskus Xaverius Clinton, Sp.DVE menyarankan untuk merebus atau merendam baju thrifting menggunakan air panas bersuhu 40°C-60°C selama 15-30 menit. Suhu tinggi ini efektif membunuh kuman, virus, serta melarutkan kotoran yang tersumbat di serat kain. (Catatan: Pastikan jenis bahan bajumu cukup kuat dan tahan terhadap suhu panas).
Jangan lupa tambahkan cairan antiseptik atau disinfektan khusus pakaian untuk membasmi kuman penyebab gatal. Untuk bahan kain yang sangat tebal, super kotor, atau berbau menyengat, kamu bahkan bisa merebusnya sebentar.
4. Cuci Bersih Menggunakan Deterjen

Setelah proses perendaman selesai, cuci baju seperti biasa menggunakan deterjen. Kandungan surfaktan di dalam deterjen bekerja aktif mengangkat sisa minyak, debu, dan mikroorganisme yang masih mengendap.
Menurut dr. Clinton, mencuci baju thrifting sesegera mungkin setelah dibeli sangat penting untuk melindungi kulit dari iritasi maupun infeksi, terutama bagi kamu yang memiliki kulit sensitif atau luka terbuka.
5. Keringkan di Bawah Sinar Matahari Langsung

Tahap terakhir yang tak kalah penting adalah menjemurnya langsung di bawah terik sinar matahari. Paparan sinar ultraviolet (UV) alami bertindak sebagai disinfektan alami tambahan yang membantu membasmi sisa-sisa mikroorganisme. Pastikan baju benar-benar kering sempurna sebelum dilipat dan disimpan di lemari agar tidak lembap serta memicu tumbuhnya jamur.
Itulah beberapa langkah yang wajib kamu lakukan sebelum memakai baju hasil thrifting. Mencucinya dengan tepat dan bersih maksimal, kamu bisa tampil makin stylish, hemat sekaligus aman dan nyaman tanpa khawatir masalah kulit.
Dapatkan informasi seputar fashion dan inspirasi seputar outfit lainnya di DensLife&Style.