FFWS SEA 2026 Spring: Coach Ady Bicara Roster Baru & Evaluasi RRQ Kazu
Free Fire World Series (FFWS) SEA 2026 Spring masih terus berlanjut dan telah memasuki Knockout Stage day 6 (week 2). Pada fase ini, persaingan antar tim semakin terasa sengit dengan deretan roster terbaik mereka. Beberapa tim yang sebelumnya masih menjaga asa pun mulai menunjukkan taringnya, seperti salah satunya RRQ Kazu.
Pada minggu awal pertandingan, RRQ Kazu sebenarnya tampil cukup stabil, namun belum mengamankan posisi dengan maksimal. Perolehan poin yang didapat masih belum sesuai ekspektasi, dan permainan mereka pun terlihat belum sepenuhnya solid. Meski begitu, kondisi ini ternyata memang bagian dari proses yang sudah dipersiapkan oleh tim.
Memasuki week berikutnya, tim ini mulai menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan. Coach RRQ Kazu, Ady Gustiawan, mengatakan bahwa permulaan kemarin adalah bagian dari fase adaptasi, karena ada sosok roster baru yakni RRQ Ranz.
"Mungkin di week pertama itu kan kita coba kasih experience untuk Ranz juga kan, untuk first time dia masuk ke panggung SEA. Jadi kita kasih kesempatan dia untuk dapetin ilmu lebihlah di SEA dan kita juga nggak terlalu ekspektasi banyak karena ini proses adaptasinya roster baru kami untuk masuk ke line up,” ujar Coach Ady
Setelah merasa hasil di minggu pertama belum maksimal, coach Ady pun langsung melakukan evaluasi untuk RRQ Kazu dengan mengembalikan Muhammad Haidir Ali alias RRQ 18Deer.
“karena di week pertama kami merasa kayaknya kurang dengan performa yang kita dapetin, poin yang kita dapetin, dan kita coba reset, kita pelajarin musuh seperti apa, dan ya decision making-nya ya kita mainin RRQ 18deer yang notabene emang sudah cukup lama bermain sama anak-anak. Jadi chemistry-nya cukup baguslah,”
Untuk mempertahankan posisi yang mulai membaik ini, RRQ Kazu tidak hanya mengandalkan peningkatan dari sisi chemistry, tapi juga memperhatikan strategi gameplay di setiap map yang dimainkan. Tak ada map andalan tertentu, mereka justru lebih fokus pada pembenahan.
"Untuk map andalan mungkin kita nggak ada, cuman kita ada PR di Purgatory sama Nexterra saja karena kita ada fight early-nya. Kita maksimalkan di dua map itu walaupun memang perolehan Purgatory ya cukup lumayan walaupun kita ada war early itu cukup positif, tapi kita coba untuk adaptasi perolehan poin di map Nexterra."
Meski sudah mulai unjuk taring, RRQ Kazu juga tak lepas dari berbagai pandangan dari luar, termasuk anggapan soal gaya bermain mereka yang dinilai agresif di awal saja. Menanggapi hal tersebut, coach Ady memilih untuk tetap fokus pada perbaikan performa dan membuktikannya langsung di dalam game.
"Ya kalau dari saya sih mungkin itu POV beberapa beberapa survivor, ya itu sah-sah saja. Tapi untuk di season ini kita coba untuk perbaiki itulah. Kita nggak mau kesannya itu kayak jawara cuma di liga, kita juga punya optimisme, punya harapan juga untuk bisa perform di Grand Final,” tutupnya.
Persaingan FFWS SEA 2026 Spring dipastikan akan semakin panas dan penuh kejutan di hari-hari berikutnya. Yuk terus dukung tim Indonesia di babak Knockout yang berlangsung 24 April–17 Mei pukul 18.00 WIB.
Dapatkan informasi seputar game & esports di DensPlay!