×

L O A D I N G

Ahli Gizi Sebut Makan Pedas Bisa Cegah Kanker, Ini Faktanya!

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki ragam kuliner pedas. Bahkan kebanyakan orang Indonesia disebut-sebut sangat menyukai makanan dengan cita rasa pedas. Ada berbagai makanan pedas yang jadi favorit orang Indonesia, mulai dari bakso mercon, seblak, ayam geprek, hingga berbagai varian mie pedas serta sambal khas nusantara.

Bagi pecinta makanan pedas, hidangan ini mampu menambah selera makan serta memberikan sensasi ‘nagih’ yang tak biasa. Namun jangan salah, dibalik sensasi membakar lidah saat menyantapnya, ternyata makanan pedas memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Manfaat Pedas Bagi Kesehatan

Dikutip dari laman resmi IPB, dr. Karina Rahmadia Ekawidyani dari Departemen Gizi Masyarakat IPB University menjelaskan bahwa cabai sebagai bahan utama dalam makanan pedas, mengandung zat aktif yang penting bagi kesehatan tubuh.

“Cabai banyak mengandung vitamin C dan vitamin A yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit, sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” ujar dr. Karina dikutip Kamis (28/08/2025).

Lebih lanjut, dr. Karina menyebutkan bahwa capsaicin (senyawa aktif yang memberi rasa pedas pada cabai) terbukti secara ilmiah memiliki berbagai manfaat lain. Diantaranya, mampu menghambat pertumbuhan sel kanker tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

Selain itu, kandungan capsaicin dalam cabai juga dapat membantu menurunkan berat badan secara alami. “Capsaicin mampu meningkatkan temperatur tubuh dan mempercepat metabolisme sehingga kalori dalam tubuh lebih cepat terbakar,” tambahnya.

Capsaicin dikenal memiliki sifat analgesik (pereda nyeri) dan anti-inflamasi (mengurangi peradangan). Senyawa ini berdampak positif pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, termasuk dalam memperbaiki profil lemak dan fungsi dinding pembuluh darah. Semua manfaat tersebut, bisa diterima jika mengkonsumsi makanan pedas dalam batas yang wajar.

Terakhir, penting untuk diingat bahwa toleransi terhadap pedas bagi setiap orang berbeda-beda, hal ini tergantung pada faktor genetik, pengalaman, dan kondisi psikologis masing-masing orang.

Nantikan program terbaru seputar makanan pedas bertajuk ‘Puedess Puoll!’, siap-siap perut dan mentalmu 'terbakar' liat review makanan pedes level extreme bersama Fathir Salim. Sang foodvlogger ini bakal men-challenge dirinya untuk menghabiskan makanan dengan menu terpedas di berbagai tempat yang ia kunjungi. Saksikan Puedess Puoll! yang tayang perdana pada Jumat, 29 Agustus pukul 19.00 WIB di DensFood Channel dan tersedia juga di DensGO di hari yang sama.



Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat