×

L O A D I N G

Kenapa Cokelat jadi Hadiah Spesial di Hari Valentine?

Menjelang perayaan Hari Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari, tradisi memberikan cokelat kepada orang terkasih di momen ini hampir tak pernah terlewatkan. Valentine identik dengan momen berbagi kasih sayang dan cokelat kerap dipilih sebagai simbol cinta sederhana yang diberikan kepada pasangan.

Awal Mula Cokelat Sebagai Simbol Cinta

Dilansir dari laman Alibaba, jauh sebelum dikenal dalam bentuk batangan manis atau dikemas dalam kotak cantik, cokelat berasal dari wilayah Mesoamerika. Peradaban Maya dan Aztec menganggap kakao sebagai bahan suci dan mengkonsumsinya dalam bentuk minuman pahit saat ritual tertentu. Kakao bahkan dipercaya memiliki khasiat afrodisiak, hal yang diyakini dapat meningkatkan gairah dan performa seksual. Hal ini dibuktikan oleh Kaisar Aztec Montezuma II yang disebut-sebut mengkonsumsi cokelat dalam jumlah besar sebelum menemui para istrinya.

Pada abad ke-16, penjelajah Spanyol membawa kakao ke Eropa. Seiring waktu, minuman cokelat yang awalnya pahit diolah menjadi lebih manis dan hanya disajikan di kalangan bangsawan. Istana-istana Eropa menjadikan cokelat sebagai hidangan istimewa dalam jamuan makan dan pertemuan romantis.

Baca Juga : Sejarah Cokelat dan Tradisinya dalam Perayaan Lain

Tradisi Cokelat Sebagai Hadiah Valentine

Sementara itu, tradisi merayakan Hari Valentine sendiri sudah dikenal sejak abad pertengahan. Konsep cinta istana berkembang di Eropa, khususnya di Prancis dan Inggris. Penyair Geoffrey Chaucer turut mempopulerkan kaitan 14 Februari dengan cinta romantis melalui puisinya Parlement of Foules pada 1382, yang menggambarkan burung-burung memilih pasangan di hari tersebut. Memasuki abad ke-18, masyarakat Inggris mulai saling bertukar kartu tulisan tangan yang dihias renda dan pita sebagai ungkapan kasih sayang.

Namun, kebiasaan memberikan cokelat khusus di Hari Valentine baru berkembang pada abad ke-19. Pada era 1840-an, Valentine semakin dikenal luas sebagai hari perayaan cinta, terutama di masa Victoria yang menjunjung tinggi romantisme dan kesopanan.

Melihat peluang tersebut, Richard Cadbury, pengusaha cokelat asal Inggris, menciptakan kotak cokelat edisi khusus Valentine yang disebut “Bonbonniere”. Kotak berbentuk hati ini dihias dengan gambar Cupid, mawar, dan ornamen romantis lainnya, serta diisi cokelat buatan tangan. Inovasi ini sukses besar, dari sini banyak orang yang akhirnya memberikan hadiah cokelat tersebut sebagai hadiah Valentine. Tradisi tersebut kemudian menyebar ke berbagai negara dan bertahan hingga sekarang.

Alasan Cokelat Cocok untuk Hari Valentine

Selain karena sejarahnya yang panjang, cokelat juga memiliki efek psikologis yang sering dikaitkan dengan cinta. Kandungan feniletilamin dalam cokelat dapat merangsang pelepasan hormon endorfin di otak, yang menimbulkan rasa senang dan bahagia, sensasi yang sering dikaitkan dengan perasaan jatuh cinta.

Tak heran jika hingga kini cokelat tetap menjadi pilihan favorit untuk mengekspresikan kasih sayang di Hari Valentine, sebagai simbol cinta yang manis kepada pasangan.

Saksikan juga tayangan spesial Valentine, kisah pasutri yang berjuang jatuh bangun membuat usaha kuliner dengan penuh perjuangan dan cinta dalam program “Tentang Rasa” pada Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 09.00 WIB di DensFood Channel.





Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat