×

L O A D I N G

3 Tempat Makan dengan Pelayan Lansia di Jakarta, Pengobat Kangen Nenek

Hari Lanjut Usia Nasional yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, bisa jadi momen manis untuk memberikan apresiasi kepada para lansia. Salah satunya bisa dengan mendatangi sederet tempat makan di Jakarta yang mempekerjakan para lansia. Nah, pas banget buat kamu yang lagi kangen dengan kehangatan sosok kakek atau nenek, mengunjungi tempat-tempat ini bisa jadi pengobat rindu yang paling tepat. Tak cuma memanjakan lidah, di sini kamu bakal disambut dengan senyuman tulus dan perhatian hangat yang seketika bikin ngerasa seperti sedang pulang ke rumah nenek, dengan suasana jadul, hingga ada yang bernuansa seperti rumah old money. Yuk intip sederet tempat makan di Jakarta yang pelayannya lansia!

1. Uma Oma Cafe di Melawai, Blok M

Berdiri sejak 10 September 2023 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Uma Oma Cafe hadir dengan konsep unik yang menggabungkan kolaborasi antargenerasi. Di kafe rumahan ini, para wanita lansia yang akrab disapa “Oma” bertugas langsung untuk menyambut tamu dengan hangat, mengobrol, hingga menyajikan makanan dengan piring ayam jago vintage. Sehingga pengunjung bisa merasakan dimanja oleh seorang nenek saat pulang ke rumah.

Sementara, operasional kafe lainnya seperti pembuatan kopi, kasir, atau pekerjaan teknis dapur banyak dibantu oleh staf yang lebih muda. Sembari menikmati suasana yang begitu hangat, kamu bisa mencicipi aneka masakan rumahan khas Nusantara yang menggugah selera. Pilihan menunya pun sangat rumahan, mulai dari nasi cumi hitam oma, nasi telur lodeh jawa, nasi lidah melawai, nasi tegal, ayam goreng sambal cobek, sampai bebek goreng sambal mangga, serta camilan manis seperti butter toast dan snack platter.

Berlokasi di Jl. Melawai I No. 28, Kebayoran Baru, Uma Oma Cafe siap menerima kedatangan cucu-cucunya setiap hari dari jam 09.00 hingga 22.00 WIB.

2. Uma Oma Heritage di Menteng

Berbeda dari Uma Oma Cafe di Blok M, Uma Oma Heritage menawarkan pengalaman bersantap di sebuah restoran dengan konsep yang lebih mewah dan premium. Meski begitu, keduanya sama-sama berada di bawah naungan Oma Foundation, sebuah yayasan sosial yang dibentuk sebagai wadah pelatihan serta pemberdayaan para lansia. Menempati sebuah bangunan kolonial Belanda yang megah di kawasan Menteng, restoran Uma Oma Heritage tampak ditata dengan interior klasik yang menawan, mulai dari sentuhan material kayu, sofa empuk di area makan yang mirip ruang keluarga, hingga dekorasi piring vintage yang menempel di dinding hingga lampu gantung yang elegan.

Restoran yang dibuka pada 2 April 2026 ini memang dirancang hangat layaknya “rumah kedua”, lengkap dengan kehadiran oma-oma yang siap melayani kedatangan pengunjung layaknya cucu kesayangan mereka. Untuk memanjakan lidah, Uma Oma Heritage menyajikan masakan nusantara, seperti empal gentong Cirebon yang memakai daging wagyu, itiak lado mudo khas Minangkabau, cumi hitam oma, kangkung bunga paya, hingga ayam betutu khas Lombok.

Serunya lagi, di sini terdapat area dapur terbuka interaktif, di mana kamu bisa melihat langsung proses para oma membuat aneka kue tradisional seperti Bika Talago, Putri Noong, dan Talam Ebi. Wah, makin berasa sedang main di rumah nenek, kan? Jika ingin berkunjung, Uma Oma Heritage berlokasi di Jl. Prof. Moh. Yamin No. 40 dan siap menyambutmu setiap hari dari jam 10.00 hingga 22.00 WIB.

3. Lao Hoe di Glodok

Jika kedua restoran sebelumnya hanya diisi oleh oma-oma saja yang melayani, kedai yang terletak di Glodok ini juga mempekerjakan seorang opa. Bernama Lao Hoe, kedai legendaris ini tersembunyi di dalam Gang Kalimati, Glodok, Jakarta Barat. Tempat ini juga pernah dijelajahi oleh Rizky di Pecah Rasa.

Nonton juga : Pecah Rasa, Berburu Rasa Autentik Laksa Bogor di Lao Hoe Glodok

Sudah beroperasi sejak tahun 1980-an dan kini dikelola oleh generasi ketiga. Nama kedai ini diambil dari bahasa Ho kkian yang berarti “lanjut usia”. Sesuai namanya, seluruh pekerja di sini merupakan para lansia berusia di atas 70 tahun, bahkan juru masak utamanya adalah seorang Opa yang masih sangat bugar di usianya yang telah menginjak 84 tahun.

Lao Hoe menempati bangunan kuno yang merupakan rumah peninggalan orang tua sang pemilik, sehingga struktur bangunan dan dekorasi jadul perpaduan budaya tiongkok dengan meja dan kursi kayu ukir di dalamnya bakal langsung bawa kita nostalgia berasa ke rumah nenek, deh.

Menu andalan yang paling diburu pelanggan setianya adalah laksa bogor dan mie belitung yang nikmat ditemani dengan kesegaran teh liong. Tak hanya makanan berat, di bagian depan kedai juga berjejer aneka gorengan seperti cempedak goreng, gemblong, misro, onde-onde, ketan serundeng, lumpia, hingga peyek udang. Meski tempatnya terbilang sederhana dan tidak terlalu luas, kedai yang terletak di Jl. Pancoran No. 5 ini dijamin bakal bikin kamu nyaman dan betah!

Itulah sederet tempat makan di Jakarta yang pelayannya lansia. Buat kamu yang lagi kangen suasana rumah nenek, mampir ke tempat-tempat ini cocok banget buat ngerasain lagi balik ke pelukan hangat dan ketulusan seorang kakek & nenek!

Dapatkan informasi seputar makanan dan resep hidangan lainnya di DensFood Channel.




Share this article

Rate this article



Rekomendasi Artikel Lainnya

Live Chat