4 Bisnis UMKM Kuliner Indonesia yang Sudah Go International, Bangga!
UMKM menjadi salah satu penggerak penting perekonomian Indonesia, termasuk melalui produk makanan dan minuman yang memiliki daya tarik hingga ke pasar global. Sejumlah pelaku usaha lokal bahkan berhasil membawa produk khas Indonesia ke berbagai negara.
Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus menjadi kesempatan untuk kita mengapresiasi kiprah para pelaku usaha lokal sekaligus mengenal lebih dekat produk-produk Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional. Lantas, apa saja deretan UMKM makanan dan minuman Indonesia yang sukses go international?
1. Mi Telur Asal Sidoarjo

Mi Telur asal Sidoarjo menjadi salah satu bisnis UMKM Indonesia yang berhasil memperluas pasarnya hingga ke ranah Internasional. Terkenal dengan nama produk merk Zumami (Mizumami), Produk ini telah melakukan ekspor perdana ke Jeddah, Arab Saudi, pada September 2022, lalu berlanjut ke Malaysia pada Juli 2023.
Mi Telur ini bahkan sudah memperoleh sertifikat Saudi Food and Drug Authority (SFDA) untuk produk mereka yang terbuat dari bahan dasar sayuran.
2. Krakakoa

Bisnis UMKM Indonesia yang go international berikutnya adalah Krakakoa, bidang usaha produksi dan penjualan cokelat. Didirikan oleh Sabrina Mustopo sejak tahun 2013, Krakakoa memiliki kantor pusat di Lampung. Bermula modal USD 50 dari Angel Investors dan Institutional impact investors, Cokelat ini sudah melakukan ekspor ke Singapura, Uni Eropa, Hong Kong, dan Selandia Baru.
Baca Juga: Cokelat Indonesia Masuk Daftar “Cokelat Terenak di Dunia”
Krakakoa bahkan berhasil mendapat pengakuan internasional setelah menjadi produsen cokelat Indonesia pertama yang meraih penghargaan di Academy of Chocolate Awards 2017. Dalam ajang tersebut, Krakakoa membawa pulang enam medali, termasuk Silver Award serta penghargaan kategori Tree to Bar dan Flavoured Milk Chocolate Bar.
Di tahun 2026, cokelat ini berhasil masuk dalam daftar “100 Best Chocolates in The World” versi TasteAtlas. Pada krakakoa Varian Single Origin 75% Saludengen Sulawesi berhasil menempati posisi ke-15 dengan rating sempurna 5.0, bersanding dengan merek cokelat ternama dari Eropa dan Amerika.
3. Bekahkupi

Berdiri sejak tahun 2019, Bekahkupi menjadi salah satu bisnis UMKM asal Jakarta yang melebarkan sayapnya untuk ekspor ke banyak negara. Bekahkupi telah menghasilkan beragam produk kopi dengan memberdayakan para petani dari banyak daerah di Indonesia.
UMKM satu ini menyediakan kebutuhan stok biji kopi dengan bahan baku yang berasal dari Gayo, Aceh. Perkebunan kopi di wilayah ini telah berkembang sejak 1908, terutama di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan sebagian kecil wilayah Gayo Lues. Ketersediaan bahan baku kopi dari Bepahkupi mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam skala besar dengan kualitas yang terjamin.
Sejak 2020, Bekahkupi memanfaatkan peluang dengan memasarkan produknya di luar negeri seperti Kazakhstan, Mesir, Amerika Serikat. Berlanjut di tahun 2022, mereka kemudian mengirimkan produknya ke Jepang dan Korea Selatan.
4. Kopi Luwak

Kopi Luwak menjadi salah satu produk kopi khas Indonesia yang memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar internasional. Tingginya permintaan membuat bisnis Kopi Luwak semakin dilirik, mulai dari perusahaan lokal hingga produsen mancanegara.
Nonton juga : Specialty Coffee
Salah satunya adalah UMKM Kopi Luwak Malino, yang berhasil memperluas pasar hingga ke luar negeri setelah mendapat fasilitas dari Bank Indonesia untuk mengikuti berbagai pameran internasional. Berkat upaya tersebut, Kopi Luwak Malino telah mengekspor produknya ke sejumlah negara, seperti Singapura, Taiwan, dan Hong Kong.
Deretan UMKM makanan dan minuman Indonesia yang go international ini membuktikan bahwa produk lokal punya peluang besar untuk bersaing di pasar global. Semoga semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu membawa produk unggulannya ke mancanegara!
Dapatkan informasi seputar makanan dan resep hidangan lainnya di DensFood Channel.